6 Do’s & Don'ts dalam Mendesain Kamar Anak Minimalis
©Shutterstock
Mendesain kamar anak perlu perencanaan yang baik agar anak betah berada di kamarnya. Berbeda dari ruangan lainnya di rumah, mendesain kamar anak membutuhkan perhatian khusus karena menyangkut kenyamanan dan keamanan anak. Dari sekian banyak gaya interior, desain kamar anak minimalis menjadi pilihan yang tepat untuk hunian modern.
Desain kamar anak minimalis mudah untuk dipadankan dengan berbagai dekorasi khas kamar anak. Tampilan desain kamar anak minimalis pun tak lekang oleh waktu sehingga bisa digunakan dalam waktu yang lama seiring dengan masa pertumbuhan anak.
Nah, agar desain kamar anak sesuai dengan keinginan dan tampak estetik, perhatikan hal-hal yang bisa Anda ikuti dan mesti dihindari ketika mendesain kamar anak minimalis berikut ini.
Do’s
Pertimbangkan usia anak
Buatlah desain dengan mempertimbangkan usia anak. Desain kamar anak minimalis cocok diterapkan karena tampilannya timeless dan Anda lebih leluasa menentukan dekorasinya sesuai dengan usia anak.
Dengan pemilihan furnitur dan desain kamar anak minimalis yang tepat, Anda tak perlu repot dan mengeluarkan banyak biaya mengganti furnitur saat anak makin bertumbuh. Perubahan tampilan cukup dilakukan dengan mengganti warna dinding serta elemen dekorasi di kamar anak.
©Delution Design
Dengarkan pendapat anak
Jangan mengesampingkan hobi, kesukaan, dan opini anak ketika mendesain kamar anak. Pada akhirnya, anak lah yang akan menempati kamar tersebut sehingga kamar anak harus sesuai dengan selera mereka.
Orang tua bisa mengarahkan anak untuk menemukan desain yang pas dengan memberikan beberapa inspirasi desain kamar anak. Kemudian, diskusikan dengan anak mengenai benda dekorasi apa saja yang akan diletakkan di kamar, sesuai dengan hobi ataupun kesukaan mereka.
©Archid Design & Build
Sediakan area penyimpanan
Sediakan ruang penyimpanan berupa lemari, rak, laci, atau area khusus untuk meletakkan benda-benda di kamar anak. Hal ini penting karena kamar anak identik dengan berbagai macam benda seperti mainan dan buku-buku. Bila tidak ada tempat penyimpanan yang memadai, kamar anak akan berantakan dan benda kesayangan anak pun bisa cepat rusak.
©CATA Interiors
Artikel Lainnya: Ciptakan Kamar Anak yang Nyaman Dengan 6 Tips Mudah Ini
Don'ts
Mengesampingkan kesehatan dan keamanan
Faktor kesehatan dan keamanan anak di kamar tetap menjadi prioritas utama ketika mendesain kamar anak. Jangan sampai ada furnitur dengan sudut-sudut tajam yang bisa membahayakan anak. Lalu, perhatikan apakah ketinggian tempat tidur sudah sesuai dengan tinggi anak.
Sirkulasi udara di kamar anak pun perlu diperhatikan. Jika faktor kesehatan dan keamanan dalam kamar anak dipertimbangkan dengan cermat, kamar tidur anak jadi lebih nyaman ditempati.
©Hello Kilau (Julian Palapa Architect)
Salah memilih warna
Warna merupakan salah satu unsur penting di kamar anak. Namun, bukan berarti segala jenis warna harus diaplikasikan secara bersamaan di kamar anak. Begitu juga dengan tren warna hitam putih atau monokrom pada konsep minimalis, pertimbangkan tumbuh kembang anak ketika ingin menerapkannya pada kamar anak.
Jika anak masih kecil, hadirkan warna-warna selain warna monokrom. Anda bisa meminta bantuan desainer interior ataupun menggunakan bantuan color pallete ring untuk menemukan padanan warna yang serasi.
©ASAKIWARI
Terlalu banyak furnitur
Hindari menempatkan terlalu banyak furnitur di kamar anak. Sebisa mungkin sediakan area yang cukup luas untuk bermain agar anak leluasa berada di kamarnya. Letakkan furnitur yang esensial bagi anak dan pilihlah furnitur dengan desain ramping dan multifungsi agar hemat tempat.
©Artasalaam Group Indonesia
Artikel Lainnya: 6 Tips Dekorasi Kamar Anak dengan Harga Terjangkau
Demikianlah 6 do’s and don'ts dalam mendesain kamar anak minimalis yang tepat. Nantikan berbagai inspirasi desain lainnya untuk mewujudkan hunian idaman Anda hanya di Archify!