71st Omakase Memaksimalkan Pengalaman Bersantap Lewat Sequence
Prinsipal | : | Astungkara Handyan A., Nurseto Nugroho |
Lokasi | : | Jakarta Selatan |
Tahun Selesai | : | 2018 |
Luas Tapak | : | 322 sqm |
Luas Tapak Bangunan | : | 230 sqm |
Luas Total Terbangun | : | 230 sqm |
Kontraktor, M&E, Interior, Lighting | : | Askala Indonesia |
Lanskap | : | Mustopa |
Produk | : | Jayaboard, TACO, PT Cempro, Philips, Sekar Kreasi, Muralcon |
Fotografer | : | William Sutanto |
Saat ini, banyak cara dipakai oleh sebuah restoran untuk memaksimalkan pengalaman bersantap pengunjung. Mulai dari menciptakan suasana senyaman mungkin, sampai menghadirkan spot swafoto yang sangat diminati saat ini. Berbeda dari kedua cara umum tersebut, 71st Omakase karya km0studio menggunakan pendekatan sequence—rentetan pengalaman ruang—untuk menciptakan pengalaman bersantap yang unik.
©km0studio / William Sutanto
Pengalaman pertama yang dirancang adalah permainan persepsi terhadap wujud restoran. Apabila fasad restoran umumnya memiliki bukaan untuk menunjukkan interior dari luar, 71st Omakase dirancang dengan bidang-bidang solid sehingga tidak ada yang bisa membayangkan isi restoran ini dari sisi luar.
©km0studio / William Sutanto
Artikel lainnya: Tanamera Coffee Ahmad Dahlan: Mengangkat Branding Melalui Renovasi
Rasa penasaran yang timbul diteruskan melalui akses masuk tidak langsung, namun harus menaiki tangga, berbelok, sebelum akhirnya memasuki foyer restoran. Proses masuk ke restoran diarahkan oleh koridor yang ditegaskan oleh keberadaan garis-garis berwarna emas, dari luar, dan berlanjut sampai ke dalam restoran. Dinding berwarna biru tua juga hadir sebagai latar garis, setengah dinding pada area luar, dan dinding penuh di dalam restoran.
©km0studio / William Sutanto
Untuk mencapai area utama restoran, pengunjung harus melalui koridor sempit dan redup dengan dinding biru tua dan garis emas sebagai pengarah. Melalui koridor tersebut, ruang terang yang terbuka ke area taman seakan seperti ujung dan tujuan akhir sequence.
©km0studio / William Sutanto
Namun, tujuan akhir ini dimaksudkan sebagai pengantar kepada pengalaman bersantap utama di meja dan kursi bar yang berbatasan langsung dengan dapur terbuka. Di sini, tanpa ada unsur desain yang mencolok, pengunjung diarahkan untuk menyantap sajian ala omakase—hidangan bertahap yang menunya diserahkan sepenuhnya kepada koki, dan biasanya juga mampu menimbulkan rasa penasaran, ekspektasi, dan kejutan.
©km0studio / William Sutanto
Artikel lainnya: TSDS Maker Space, Bengkel TSDS dengan Fasad Natural yang Sejuk
Ruang makan a la carte turut melengkapi restoran ini. ©km0studio / William Sutanto
Pengalaman ruang yang serupa dengan pengalaman bersantap yang juga bertahap menariknya dapat menjadi bagian dari keseluruhan pengalaman pengunjung di restoran. Desain 71st Omakase dengan permainan sequence seakan memberi gambaran terhadap restoran, bukan melalui visual, namun melalui pengalaman ruang yang dirasakan.
Lihat foto selengkapnya:
https://www.archify.com/id/project/71st-omakase
Profil km0studio:
https://www.archify.com/id/km0studio