-
Indonesia
Copyright © 2025 Powered by BCI Media Group Pty Ltd
24 July 2023 by Decio Design
Ruang Bermain Anak Dalam Ruangan
Founder sekaligus desainer Decio Design Indonesia Indiravita Septiani mengungkapkan bahwa ada beberapa hal yang perlu jadi perhatian dalam mendesain interior ruang bermain anak. Salah satunya adalah pemilihan material yang aman dan tepat.
"Semua elemen interior harus dilakukan dengan cermat, mulai dari pemilihan cat dinding, furnitur hingga lantai. Terutama aman dari segala aspek material dan furnitur yang ada di dalam kamar anak," jelas Indira kepada Liputan6.com, Rabu, 19 Juli 2023.
Furnitur yang bersiku, dikatakan Indira, tidak disarankan digunakan karena memiliki sudut tajam yang berbahaya bagi anak. Penting pula dalam hal memilih finishing atau pelapis material yang aman. "Contohnya bisa memakai HPL (High Pressure Laminate) PVC Sheet ataupun cat duco yang tidak berbau dan bebas formaldehyde. Selain aman, perhatikan juga material yang mudah dibersihkan dan durability sehingga tidak sering ganti-ganti tiap tahun. Cat dinding pilihkan juga yang rendah VOC sehingga aman bila disentuh dan mudah dibersihkan," tambahnya.
Poin kedua yang perlu jadi sorotan adalah pemilihan warna dan pencahayaan. "Pilihkan warna ruang bermain yang terang dan ceria namun perhatikan pula komposisinya. Sehingga tidak terkesan berlebihan di mata anak," katanya.
Pemilihan Warna hingga Pencahayaan
Indira menjelaskan pemilihan warna yang tepat dapat merangsang indra penglihatan anak khususnya pengenalan warna pada area sekitar. "Hindari menggunakan terlalu banyak warna. Selain itu alangkah baiknya kita juga perhatikan pencahayaan di ruang bermain tersebut dengan tepat baik pencahayaan alami dari matahari sampai pencahayaan dari lampu," jelas Indira.
Ia menambahkan, "Karena pencahayaan sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Kalau bisa ruangan tersebut mendapatkan cahaya alami karena dapat mengurangi resiko lembap yang berbahaya bagi pernapasan anak." Poin ketiga soal peletakkan aksesori mainan atau furnitur. India menyebut ruang bermain anak tidak harus lega atau luas. "Hanya saja di usia emasnya, anak perlu ruang gerak yang bisa membuat dia bebas bereksplorasi dan melatih motorik kasar mereka," katanya.
"Jadi, disarankan untuk tidak terlalu banyak furnitur karena anak membutuhkan ruang gerak dengan berbagai aktivitas yang tidak menghambat alur geraknya. Contohnya satu meja, satu kursi, storage/trofast untuk anak ambil sendiri mainannya, rak buku dan misal mau ditambahkan satu mainan gym motoric anak itu juga sudah cukup. Pastikan juga jangan ada kabel berseliweran di lantai dan tutup stop kontak," paparnya.
Simak hal-hal yang harus diterapkan dalam menciptakan ruang bermain anak:
1. Gunakan furnitur yang multifungsi
Ruang bermain anak harus banyak rak-rak penyimpanannya untuk mereka menyimpan mainan mereka sendiri dan tidak berserakan di lantai. Perhatikan ukuran yang cocok sesuai jenis furnitur dan usia anak seperti meja, kursi, rak dinding, drawer anak, trofast serta display storage.
2. Perhatikan ukuran furnitur yang tepat
Perhatikan berbagai furnitur dari segi desain dan tubuh anak. Sesuaikan pula ukurannya dengan ukuran anak sehingga anak bisa bermain dengan nyaman. Perhatikan juga furnitur yang kokoh dan stabil saat diinjak atau dipijak anak.
3. Layout dan zona bermain anak
4. Furnitur yanng aman dan nyaman (kids friendly)
5. Pemilihan warna ruang
6. Opsional jika ingin menambahkan area bermain montesori anak, seperti wall climbing, ayunan, hingga perosotan.
7. Buatlah pencahayaan dan ventilasi udara dengan cermat dan tepat.
---
Artikel ditulis oleh Putu Elmira (Liputan6.com) - 22 Juli 2023
Gambar 3D concept oleh Niken (Decio Design)