Berawal dari dua buah kios kecil di ujung jalan dengan penambahan area outdoor kecil di sampingnya menjadi sebuah kedai kopi yang terhubung dengan kedai roti yang semula sudah ada disana.
Usang memang, namun itulah tantangannya, letaknya yang berada di perempatan jalan menjadi potensi untuk mendapatkan perhatian. Dengan melihat lingkungan sekitar yang cukup ramai dan padat, kami mencoba untuk menyederhanakan bentuk dan warna bangunannya.
Warna hitam dipilih menjadi warna utama yang selaras dengan warna asli brand duatuju coffee yang diterapkan pada bagian fasad bangunan. Fasad tersebut dibuat lebih pendek untuk melindungi dari terik matahari sore dan tampias air hujan.
Berawal dari dua buah kios kecil di ujung jalan dengan penambahan area outdoor kecil di sampingnya menjadi sebuah kedai kopi yang terhubung dengan kedai roti yang semula sudah ada disana.
Usang memang, namun itulah tantangannya, letaknya yang berada di perempatan jalan menjadi potensi untuk mendapatkan perhatian. Dengan melihat lingkungan sekitar yang cukup ramai dan padat, kami mencoba untuk menyederhanakan bentuk dan warna bangunannya.
Warna hitam dipilih menjadi warna utama yang selaras dengan warna asli brand duatuju coffee yang diterapkan pada bagian fasad bangunan. Fasad tersebut dibuat lebih pendek untuk melindungi dari terik matahari sore dan tampias air hujan.
Berawal dari dua buah kios kecil di ujung jalan dengan penambahan area outdoor kecil di sampingnya menjadi sebuah kedai kopi yang terhubung dengan kedai roti yang semula sudah ada disana.
Usang memang, namun itulah tantangannya, letaknya yang berada di perempatan jalan menjadi potensi untuk mendapatkan perhatian. Dengan melihat lingkungan sekitar yang cukup ramai dan padat, kami mencoba untuk menyederhanakan bentuk dan warna bangunannya.
Warna hitam dipilih menjadi warna utama yang selaras dengan warna asli brand duatuju coffee yang diterapkan pada bagian fasad bangunan. Fasad tersebut dibuat lebih pendek untuk melindungi dari terik matahari sore dan tampias air hujan.